Cara membuat alat penghemat listrik sederhana, bisa buat sendiri

Pernah mengalami tagihan listrik membengkak? Atau kewalahan membayar pulsa listrik yang mahal? Sebenarnya, ada cara yang bisa dilakukan untuk menghemat tagihan listrik. Cara ini tentunya legal (diperbolehkan) karena dipasang pada jalur setelah meteran. Cara membuat alat penghemat listrik sederhana cukup menggunakan kapasitor.

Pengalaman priibadi saya, biaya pulsa listrik yang harus saya tanggung per 3 hari adalah 22 ribu rupiah, dengan tipe meteran 1300 Kwh. Kalau dihitung-hitung, per bulannya kira-kira 22 rb x 10 = 220 ribu. Entah bagi Anda, apakah biaya bulanan segitu termasuk mahal atau tidak? Tapi bagi saya pribadi, 200-an ribu perbulannya cukup membebani. Alhasil, biasanya saya menghemat sebisa mungkin, penggunaan lampu dan alat elektronik.

Memang, banyak cara bisa ditempuh supaya lebih hemat listrik. Salah satunya adalah menggunakan alat yang dapat menghemat pemakaian listrik. 

Cara membuat alat penghemat listrik sederhana

Cara membuatnya sangatlah mudah. Bahan-bahan yang diperlukan juga sangat mudah ditemukan pada toko komponen elektronik di dekat tempat tinggal Anda. Hanya saja, untuk membaca dan mengerti skema alat ini, sedikit banyak harus mengerti tentang kelistrikan.

Rangkaian penghemat listrik dalam artikel ini dapat dipasang pada stop kontak alat elektronik seperti pada lampu, televisi, rice cooker, kulkas, mesin pompa air, AC, dsb. Silahkan lihat rangkaiannya pada gambar dibawah ;

gambar cara membuat alat penghemat listrik sederhana

Bahan-bahan yang diperlukan yaitu ; 
1. Kapasitor ukuran 10uF 450 V AC. Harga alat tersebut dipasaran kira-kira Rp. 25.000 2. Lampu dengan ukuran kecil hingga sedang. Usahakan pakai lampu setrikaan. 3. Box Powersuppy ukuran sedang yang berbahan dasar plastik 
4. Sekring dan fuse 4­5A 
5. Kabel power CPU 

Rakitlah bahan-bahan diatas sesuai gambar skema yang sudah kami berikan sebelumnya. 

Dengan menggunakan cara diatas, Anda dapat menghemat sekitar 20% penggunaan listrik. Hal tsb karena alat penghemat listrik sederhana tsb menggunakan kapasitor AC untuk mengurangi besaran cosinus pada kurva AC yang akan terbaca di meteran.  Kapasitor AC pada dasarnya berfungsi untuk menyimpan listrik. Nah, sifat kapasitor inilah yang akan kita manfaatkan sebagai buffer  listrik, sehingga apabila terjadi tarikan daya listrik yang mendadak, tidak akan sampai ke meteran listrik. 
baca : cara menentukan arah kiblat
Jika menurut Anda cara diatas terlalu memusingkan, ada cara yang lebih mudah namun harus mengeluarkan lebih banyak uang daripada membuat sendiri, yaitu dengan membeli alat penghemat listrik siap pakai semisal kapasitor bank atau power optimizer. 

Pembaca sekalian, Anda tidak perlu khawatir didenda oleh pihak PLN karena memakai alat penghemat listrik sederhana sebab alat tsb dipasang setelah meteran. Adapun yang tidak diperbolehkan oleh pihak PLN (yang ilegal) adalah membuat perubahan pada meteran itu sendiri atau pada jalur kabel sebelum meteran. 

Demikianlah cara membuat alat penghemat listrik sederhana yang dapat juragancara.com bagikan. Kami berharap, informasi yang kami sajikan dapat bermanfaat untuk Anda. Terimakasih.